Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Unborn 8.0 Yellow Pointer

Blogger news

Senin, 16 April 2012

Cindera Hati


Kisah Bantal Labu Pembuat Bahagia
 Di sebuah pinggir jalan raya, tampak dua pengemis cilik sedang meminta sedekah, “Paman dan bibi yang baik hati, kasihanilah kami.”
Pengemis yang lebih tua berkata kepada adiknya, “Adik, apakah kita seumur hidup akan menjadi pengemis seperti ini?”
“Kak, jangan berkata begitu, asalkan kita rajin, tentu akan menemukan kebahagiaan”, jawab sang adik.
Mereka berjalan terus hingga bertemu dengan seorang petani yang sedang mengerjakan sawahnya, sang kakak bertanya pada petani tersebut, “Paman, tahukah Anda di manakah letak kebahagiaan?”
Sang petani menjawab, “Mulai dari sini teruslah berjalan ke depan, kalian akan melihat buah labu yang besar, asalkan kalian mengambilnya dan menggunakannya sebagai bantal maka kalian akan merasa bahagia”.

Setelah mengucapkan terima kasih, mereka melanjutkan perjalanan. Sepanjang perjalanan sang kakak mengomel, “Aku tidak percaya pada omongan paman petani itu, mana ada urusan sesederhana itu”.
“Kak, sekarang ini kita keliling ke segala penjuru tidak tahu arah mana yang dituju, tidak ada salahnya kita mencoba mengikuti petunjuk paman petani tadi”, adiknya pun terus menarik- narik tangan si kakak.
Si kakak masih mengeluh, “Aku sangatlah lapar, sudah tidak sanggup berjalan lagi”.

Di saat mereka duduk dengan kelelahan dan kelaparan yang sangat, lewatlah seorang bibi yang memandang mereka dengan iba.
Bibi itu berkata, “Kalian berasal dari mana?”
Sang adik bertanya pada bibi tersebut, “Bibi yang baik hati, tahukah anda di mana letak buah labu yang bisa membuat bahagia?”
Sang kakak juga berkata, “Bibi, kami adalah dua anak yatim piatu yang sedang kelaparan, mohon Bibi sudi memberikan kami sedikit makanan.”
Si bibi berkata, “Kalian seperti anakku yang telah meninggal, ikutlah aku pulang, aku akan memberi kebahagiaan pada kalian.” Mereka berdua tentu saja sangat gembira, langsung saja memanggil ibu pada bibi tersebut.

Sepuluh tahun kemudian, kedua pengemis itu telah tumbuh dewasa, tetapi karakter mereka berdua sangatlah berlawanan. Suatu hari saat makan, sang adik berkata pada kakaknya, “Kak, kalau makan, janganlah boros.”
Sang kakak menjawab dengan nada tidak senang, “Kenapa kamu selalu mencampuri urusanku? Sekarang ibu sudah meninggal, saya mau melakukan apapun yang kusuka.” Sambil berkata demikian, dia membuang sepotong paha ayam ke lantai.
Suatu senja, sang adik membaca buku, kemudian merenung sejenak, “Tinggal di sini memang sangat nyaman, makan tidur semua terjamin, tetapi aku tidak merasakan kebahagiaan.”
Tiba-tiba dia teringat perkataan si petani itu, “Oh iya.., labu, saya akan menanam labu!” Segera si adik menanam bibit labu, ketika labu telah tumbuh besar, dia memotongnya dan menjadikan sebagai bantal tidur, berharap mendapat kebahagiaan. Tapi sang adik tidak bisa tidur nyenyak dengan bantal barunya, “Aduh, kepalaku tergelincir jatuh lagi, mengunakan labu sebagai bantal sungguh tidak dapat tidur nyenyak. Baiklah, karena sudah terlanjur bangun, saya akan mulai bekerja.”

Karena tidak tahan dengan kelakuan sang kakak yang rakus dan malas, suatu malam si adik meninggalkan rumah.

Berkat kerajinan sang adik, dia tidak hanya mampu membeli tanah, namun juga telah mempersunting istri dan membeli rumah kecil. “Suamiku, bantalmu sungguh aneh”, kata si istri.
Si suami menjawab, “Oh, ini bantal labu. Saya telah terbiasa mengunakannya untuk tidur. Yah..saya mengerti sekarang.”
Si istri terkaget, “Apanya yang dimengerti?”
Suami menjelaskan, “Sekarang saya mengerti, waktu kecil, saya pernah bertemu dengan seorang petani yang mengatakan tidur beralaskan labu akan mendatangkan kebahagiaan. Saya sekarang sangat bahagia, bukankah berkat tidur dengan bantal labu ini kan.”
Si istri pun tersenyum. Tidur dengan bantal labu membuat orang tidak dapat tidur nyenyak sehingga lebih rajin bekerja. Kebahagiaan didapat berkat rajin bekerja.
Sepasang suami istri sepakat untuk berderma menolong fakir miskin agar dapat berbagi kebahagiaan yang didapat dari bantal labu pada mereka. Sedang sang kakak yang rakus namun malas bekerja, setelah menghabiskan semua harta yang ada menjadi orang yang tidak mempunyai apapun lagi.

Jejak Risalah


MENGUAK JEJAK KEDOKTERAN ISLAM
`’Ilmu kedokteran tak lahir dalam waktu semalam,” ujar Dr Ezzat Abouleish MD dalam tulisannya berjudul Contributions of Islam to Medicine. Studi kedokteran yang berkembang pesat di era modern ini merupakan puncak dari usaha jutaan manusia, baik yang dikenal maupun tidak, sejak ribuan tahun silam.
Cikal bakal ilmu medis sudah ada sejak dahulu kala. Sejumlah peradaban kuno, seperti Mesir, Yunani, Roma, Persia, India, serta Cina sudah mulai mengembangkan dasar-dasar ilmu kedokteran dengan cara sederhana. Orang Yunani Kuno mempercayai Asclepius sebagai dewa kesehatan. Pada era ini, menurut penulis Canterbury Tales, Geoffrey Chaucer, di Yunani telah muncul beberapa dokter atau tabib terkemuka. Tokoh Yunani yang banyak berkontribusi mengembangkan ilmu kedokteran adalah Hippocrates atau `Ypocras’ (5-4 SM). Dia adalah tabib Yunani yang menulis dasar-dasar pengobatan. Selain itu, ada juga nama Rufus of Ephesus (1 M) di Asia Minor. Ia adalah dokter yang berhasil menyusun lebih dari 60 risalat ilmu kedokteran Yunani. Dunia juga mengenal Dioscorides. Dia adalah penulis risalat pokok-pokok kedokteran yang menjadi dasar pembentukan farmasi selama beberapa abad. Dokter asal Yunani lainnya yang paling berpengaruh adalah Galen (2 M). Ketika era kegelapan mencengkram Barat pada abad pertengahan, perkembangan ilmu kedokteran diambil alih dunia Islam yang tengah berkembang pesat di Timur Tengah. Menurut Ezzat Abouleish, seperti halnya lmu-ilmu yang lain, perkembangan kedokteran Islam melalui tiga periode pasang-surut.
Periode pertama dimulai dengan gerakan penerjemahan literatur kedokteran dari Yunani dan bahasa lainnya ke dalam bahasa Arab yang berlangsung pada abad ke-7 hingga ke-8 Masehi. Pada masa ini, sarjana dari Syiria dan Persia secara gemilang dan jujur menerjemahkan litelatur dari Yunani dan Syiria kedalam bahasa Arab. Buah pikiran para tabib di era Yunani Kuno secara gencar dialihbahasakan. Adalah Khalifah Al-Ma’mun dari Diansti Abbasiyah yang mendorong para sarjana untuk berlomba-lomba menerjemahkan literatur penting ke dalam bahasa Arab. Khalifah pun menawarkan bayaran yang sangat tinggi, berupa emas, bagi para sarjana yang bersedia untuk menerjemahkan karya-karya kuno. Sejumlah sarjana terkemuka ikut ambil bagian dalam proses transfer pengetahuan itu. Tercatat sejumlah tokoh seperti, Jurjis Ibn-Bakhtisliu, Yuhanna Ibn Masawaya, serta Hunain Ibn Ishak ikut menerjemahkan literatur kuno. Selain melibatkan sarjana-sarjana Islam, tak sedikit pula dari para penerjemahan itu yang beragama Kristen. Mereka diperlakukan secara terhormat oleh penguasa Muslim.
Proses transfer ilmu kedokteran yang berlangsung pada abad ke-7 dan ke-8 M membuahkan hasil. Pada abad ke-9 M hingga ke-13 M, dunia kedokteran Islam berkembang begitu pesat. Sejumlah RS (RS) besar berdiri. Pada masa kejayaan Islam, RS tak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan dan pengobatan para pasien, namun juga menjadi tempat menimba ilmu para dokter baru. Tak heran, bila penelitian dan pengembangan yang begitu gencar telah menghasilkan ilmu medis baru. Era kejayaan peradaban Islam ini telah melahirkan sejumlah dokter terkemuka dan berpengaruh di dunia kedokteran, hingga sekarang. `’Islam banyak memberi kontribusi pada pengembangan ilmu kedokteran,” papar Ezzat Abouleish.
Sekolah kedokteran pertama yang dibangun umat Islam sekolah Jindi Shapur. Khalifah Al-Mansur dari Dinasti Abbasiyah yang mendirikan kota Baghdad mengangkat Judis Ibn Bahtishu sebagai dekan sekolah kedokteran itu. Pendidikan kedokteran yang diajarkan di Jindi Shapur sangat serius dan sistematik. Era kejayaan Islam telah melahirkan sejumlah tokoh kedokteran terkemuka, seperti Al-Razi, Al-Zahrawi, Ibnu-Sina, Ibnu-Rushd, Ibn-Al-Nafis, dan Ibn- Maimon.
Al-Razi (841-926 M) dikenal di Barat dengan nama Razes. Pemilik nama lengkap Abu-Bakr Mohammaed Ibn-Zakaria Al-Razi itu adalah dokter istana Pangeran Abu Saleh Al-Mansur, penguasa Khorosan. Ia lalu pindah ke Baghdad dan menjadi dokter kepala di RS Baghdad dan dokter pribadi khalifah. Salah satu buku kedokteran yang dihasilkannya berjudul ‘Al-Mansuri’ (Liber Al-Mansofis). Ia menyoroti tiga aspek penting dalam kedokteran, antara lain; kesehatan publik, pengobatan preventif, dan perawatan penyakit khusus. Bukunya yang lain berjudul ‘Al-Murshid’ dan ‘Al-Hawi’. Buku yang terdiri dari 22 volume itu menjadi salah satu rujukan sekolah kedokteran di Paris. Dia juga menulis tentang pengobatan cacar air.
Tokoh kedokteran lainnya adalah Al-Zahrawi (930-1013 M) atau dikenal di Barat Abulcasis. Dia adalah ahli bedah terkemuka di Arab. Al-Zahrawi menempuh pendidikan di Universitas Cordoba. Dia menjadi dokter istana pada masa Khalifah Abdel Rahman III. Sebagain besar hidupnya didedikasikan untuk menulis buku-buku kedokteran dan khususnya masalah bedah. Salah satu dari empat buku kedokteran yang ditulisnya berjudul, ‘Al-Tastif Liman Ajiz’an Al-Ta’lif’ – ensiklopedia ilmu bedah terbaik pada abad pertengahan. Buku itu digunakan di Eropa hingga abad ke-17. Al-Zahrawi menerapkan cautery untuk mengendalikan pendarahan. Dia juga menggunakan alkohol dan lilin untuk mengentikan pendarahan dari tengkorak selama membedah tengkorak. Al-Zahrawi juga menulis buku tentang tentang operasi gigi. Dokter Muslim yang juga sangat termasyhur adalah Ibnu Sina atau Avicenna (980-1037 M). Salah satu kitab kedokteran fenomela yang berhasil ditulisnya adalah Al-Qanon fi Al- Tibb atau Canon of Medicine. Kitab itu menjadi semacam ensiklopedia kesehatan dan kedokteran yang berisi satu juta kata. Hingga abad ke-17, kitab itu masih menjadi referensi sekolah kedokteran di Eropa.
Tokoh kedokteran era keemasan Islam adalah Ibnu Rusdy atau Averroes (1126-1198 M). Dokter kelahiran Granada, Spanyol itu sangat dikagumi sarjana di di Eropa. Kontribusinya dalam dunia kedokteran tercantum dalam karyanya berjudul ‘Al- Kulliyat fi Al-Tibb’ (Colliyet). Buku itu berisi ramngkuman ilmu kedokteran. Buku kedokteran lainnya berjudul ‘Al-Taisir’ mengupas praktik-praktik kedokteran. Nama dokter Muslim lainnya yang termasyhur adalah Ibnu El-Nafis (1208 – 1288 M). Ia terlahir di awal era meredupnya perkembangan kedokteran Islam. Beberapa nama dokter Muslim terkemuka yang juga mengembangkan ilmu kedokteran antara lain; Ibnu Wafid Al-Lakhm, seorang dokter yang terkemuka di Spanyol; Ibnu Tufails tabib yang hidup sekitar tahun 1100-1185 M; dan Al-Ghafiqi, seorang tabib yang mengoleksi tumbuh-tumbuhan dari Spanyol dan Afrika.
Setelah abad ke-13 M, ilmu kedokteran yang dikembangkan sarjana-sarjana Islam mengalami masa stagnasi. Perlahan kemudian surut dan mengalami kemunduran, seiring runtuhnya era kejayaan Islam di abad pertengahan.
Rekam Medis, Warisan RS Al-Nuri
Pada era keemasan Islam, ibu kota pemerintahan selalu berubah dari dinasti ke dinasti. Di setiap ibu kota pemerintahan, pastilah berdiri rumah sakit besar. Selain berfungsi sebagai tempat merawat orang-orang yang sakit (RS), rumah sakit juga menjadi tempat bagi para dokter Muslim mengembangkan ilmu medisnya. Konsep yang dikembangkan umat Islam pada era keemasan itu hinga kini juga masih banyak memberikan pengaruh.
RS terkemuka pertama yang dibangun umat Islam berada di Damaskus pada masa pemerintahan Khalifah Al-Walid dari Dinasti Umayyah pada 706 M. Namun, rumah sakit terpenting yang berada di pusat kekuasaan Dinasti Umayyah itu bernama Al-Nuri. Rumah sakit itu berdiri pada 1156 M, setelah era kepemimpinan Khalifah Nur Al-Din Zinki pada 1156 M. Pada masa itu, RS Al-Nuri sudah menerapkan rekam medis (medical record). Inilah RS pertama dalam sejarah yang menggunakan rekam medis. Sekolah kedokteran Al-Nuri juga telah meluluskan sederet dokter terkemuka, salah satunya adalah Ibn Al-Nafis – ilmuwan yang menemukan sirkulasi paru-paru. RS ini melayani masyarakat selama tujuh abad, dan bagiannya hingga kini masih ada.

Senin, 05 Maret 2012

At Tarbiyah


TRIK MENINGKATKAN DAYA INGAT

Anda termasuk kelompok yang harus berjuang keras untuk mengingat segala sesuatu? Dari mulai nama, wajah, lokasi, hingga aneka keping informasi lainnya? Sepuluh kiat berikut insya Allah bisa membantu meningkatkan daya ingat Anda. Yang jelas, semakin sering Anda melatihnya, semakin terasah pula kemampuan Anda untuk mengingat.

1.    Gunakan Pola
Cara terbaik untuk mengingat sejumlah angka adalah mengamati pola yang tersembunyi.
Contohnya, bukan hal gampang kan kalau Anda disuruh mengingat angka-angka 3810151722242931363843? Deretan angka tersebut kelihatannya disusun secara acak, padahal sesungguhnya berdasarkan pola tertentu, yaitu ditambah 5 kemudian ditambah 2 dan seterusnya. Begitu mengetahui pola yang digunakan, Anda tinggal mengingat angka pertama dalam barisan tersebut. Pengetahuan ini pun amat bermanfaat bila Anda terapkan untuk membuat password berdasarkan angka yang bisa diganti secara berkala.
Cara lain yang bisa diterapkan dengan menggunakan sistem ini adalah mengingat angka-angka dalam susunan not balok. Yang pasti, Anda bisa mengasah ketajaman spasial dengan berlatih mengingat angka daripada membiarkan memori otak Anda kosong sama sekali.
2.    Teknik Asosiasi
Metode ini juga andalan untuk mengingat angka-angka. Dengan menerapkan teknik ini, Anda mengasosiasikan sejumlah angka dengan sebuah kata yang saling memiliki keterkaitan.
Contohnya, 74736052007365. Pisahkan angka-angka menjadi beberapa kelompok yang masing-masing memiliki keterkaitan dengan kata tertentu.
Misalnya, Jumbo Jet (747), XBox (360), Deck of Cards (52), James Bond (007), dan jumlah hari dalam setahun (365). Metode ini pun dapat digunakan berulang kali sebagai password yang menyenangkan sekaligus mudah diingat.
3.    Metode Alfabetis
Kita semua pasti akrab dengan sistem abjad. Kalau Anda punya sejumlah kata yang harus diingat-ingat, tempatkan kata-kata tersebut secara alfabetis.
Jika kata-kata yang harus dihapal sedemikian panjang, misalnya nama-nama negara bagian Amerika, urutkanlah mulai dari nama 1 negara yang dimulai dengan huruf A.
Begitu Anda mampu mengingatnya, ulangi dari awal sambil menambahkan nama-nama negara lainnya, sampai semua negara tersusun secara alfabetis dan Anda mampu mengingatnya secara keseluruhan. Anda akan takjub betapa metode ini ternyata jauh lebih efektif daripada susah payah mencoba mengingat semuanya sekaligus.
4.    Kategorisasi
Pada dasarnya, metode alphabet termasuk kategorisasi. Kalau ada begitu banyak daftar benda-benda yang harus diingat, cobalah untuk menemukan kesamaan-kesamaan yang ada di antara mereka kemudian mengelompokkannya. Contohnya, saat harus membeli apel, sampo, keju, jambu, susu, gula, pisang, sabun, dan tepung.
Sekarang cobalah lakukan ka­tegorisasi dari daftar be­lanjaan tersebut menjadi:
  • Buah-buahan : apel, pisang, jambu.
  • Bahan kering : gula, tepung.
  • Produk susu : susu, keju.
  • Keperluan mandi : sampo, sabun.
5.    Metode Memecah
Memecah sesuatu menjadi potongan-potongan kecil merupakan metode yang sangat penting untuk mengingat. Tanpa disadari ini sudah biasa kita lakukan sehari-hari.
Contoh konkretnya adalah nomor telepon. Begitu mendengar sederet angka, kita langsung berusaha memecahnya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, umumnya menjadi kode area yang memiliki 3 atau 4 digit. Apa yang kita lakukan bukan di luar batas kewajaran karena memang seperti itulah cara yang paling efektif untuk mengingat sebaris panjang angka yang ditulis secara acak.
6.    Teknik Membayangkan
Kalau kita termasuk orang yang sulit mengingat nama seseorang, inilah cara paling efektif untuk mengingat nama-nama mereka. Saat berkenalan dengan John Key, contohnya, bayangkan wajahnya dengan sebuah kunci besar yang berada tepat di tengah wajahnya. Begitu pula kala bertemu dengan seseorang yang dipanggil Patty Grant, Anda bisa mencoba membayangkan lemak daging yang dibungkus dalam gulungan uang. Contoh berikut, imajinasi Anda pasti akan langsung mengarah pada bedak bayi ketika berjumpa dengan seseorang bernama Bob Johnson.
Cara lain yang dilakukan untuk mengingat nama seseorang adalah menemukan asosiasi antara sosok yang tengah Anda maksud dengan seseorang lainnya yang Anda sudah ketahui namanya. Bayangkan mereka sedang berjabat tangan atau berdiri saling bersisian.
7.    Visualisasi
Teknik yang disebut dengan loci ini merupakan salah satu teknik mengingat yang sudah sangat tua. Dalam metode ini Anda membayangkan sebuah lokasi (yang paling mudah adalah lokasi di rumah sendiri) lalu tempatkan objek-objek yang harus diingat di beberapa bagian ruang yang berbeda. Contohnya, bila Anda harus mengingat daftar nama sayuran, perintahkan memori Anda untuk “meletakkan” masing-masing jenis sayuran di tempat yang berbeda-beda dalam sebuah ruangan. Ketika dituntut untuk mengingat kembali nama-nama sayuran tersebut, gerakkan pikiran melewati setiap lokasi dalam ruangan dan lihatlah apa yang Anda letakkan di sana. Kalau merasa ini merupakan cara yang sangat menolong kemampuan mengingat Anda, cobalah kembangkan dengan membuat tambahan lantai pada lokasi yang sudah mampu diingat.
8.    Metode Bercerita
Metode ini bisa sangat mengasyikkan lho! Buatlah sebuah cerita yang mencakup semua hal yang perlu Anda ingat. Jalan ceritanya bisa benar-benar menggelikan.
Katakanlah Anda harus mengingat-ingat untuk membeli ember, sekeranjang apel, sikat rambut, beberapa lembar alas untuk menampung kotoran kucing di kandangnya.
Dari sini Anda bisa mengarang cerita : “Setelah Jeni mengangkat alas kotoran dari kandang kucing dan memasukkannya ke dalam ember merah, ia menyisiri kucing peliharaannya dengan sisir rambut yang baru sementara ia sendiri asyik menikmati apel merah.” Isi ceritanya tak harus sungguhan kok. Yang pasti, cara ini sangat efektif untuk membantu Anda mengingat hal-hal yang ada dalam daftar.
9.    Metode Mnemonik
Mnemonik adalah sebuah kata atau frasa tanpa makna yang bisa Anda gunakan untuk mengingat sesuatu karena kata atau frasa inilah yang menjadi semacam kunci untuk membuka informasi selanjutnya. Contohnya Anda pasti ingat apa warna-warna pelangi hanya dengan menyebut frasa mejikuhibiniu.
10.              Memberdayakan Indera
Kalau Anda harus mengingat sebuah kata, cobalah untuk mengingat-ingatnya dengan mengikutsertakan indera perasa. Contohnya, kalau Anda harus mengingat beli sabun, cobalah untuk membangun imajinasi tentang sabun dengan membayangkan aromanya seperti apa. Anda pun dapat memberdayakan indera lainnya dengan cara yang sama. Misalnya ketika harus mengingat membeli jam weker, ingat-ingatlah dering suaranya yang memecah kenikmatan tidur Anda di pagi hari.




Dunia digital membuka peluang bisnis menggiurkan: menjadi kaya raya tanpa perlu menunggu rambut beruban. Bukan hanya bagi mereka yang mencipta aplikasi digital, tapi juga mereka yang memanfaatkan aplikasi tersebut.

Simak saja kisah Reza Nurhilman. Dengan keterbatasan dana membangun usaha, pemuda 23 tahun ini meraih sukses tak terkira berkat dunia maya. Ia memanfaatkan situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter sebagai media pemasaran. Reza atau akrab disapa Axl adalah pemilik usaha keripik pedas 'Maicih', yang sempat membuat heboh remaja Bandung. 

Hanya setahun setelah meluncurkan usahanya di Twitter, ia mampu mengantongi omzet penjualan Rp4 miliar per bulan. Berangkat dengan modal sekitar Rp15 juta, ia membuat permainan yang memancing penasaran Facebookers dan Tweeps. Ia merancang lokasi penjualan berpindah-pindah setiap hari, yang hanya dapat diketahui dengan melihat status Facebook (#maicih) atau Tweet Maicih (@infomaicih).
Strategi itu sukses. Keripiknya menjadi barang buruan. Konsumen harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan keripik superpedas itu. Bahkan, antrean pernah memanjang hingga satu kilometer. "Strategi pemasaran sengaja saya pilih berpindah-pindah sehingga orang penasaran untuk selalu mengetahui di mana keripik Maicih nongkrong," ucapnya. 

Latar belakang usaha? “Saya itu lulus SMU di tahun 2005, empat tahun saya menganggur, dalam artian tidak kuliah. Saya baru kuliah itu 2009. Dalam empat tahun menganggur, saya jual beli barang seperti elektronik, pupuk. Semua saya jual. Akhirnya saya punya produk yang tepat dan kendaraan yang tepat.
Saya lahir dari tiga bersaudara, anak paling bungsu, dari ekonomi keluarga yang biasa-biasa saja. Waktu lulus SMU itu, ekonomi keluarga benar-benar drop, jadi saya memutuskan untuk menunda kuliah karena tidak mau membebani orangtua. Saya tidak memiliki figur seorang ayah, jadi mama saya banting tulang, kerja keras untuk menghidupi tiga orang anaknya. Saya tidak tega membebani lagi dengan biaya kuliah. 
Jadi selama empat tahun mulai agak berhasil apalagi dengan adanya Maicih. Jadi, jatuh bangunnya saya ini, sebelum saya memulai bisnis Maicih. Baru pas Maicih, mungkin momen dan waktunya tepat. Saya percaya Tuhan itu memberikan rezeki pada umatnya tidak terlalu cepat dan tidak terlalu terlambat. Tepat pada waktunya. Banyak orang yang mencibir mungkin tidak tahu kerja keras saya dalam membentuk bisnis ini. Sudah biasa. Jadi ya sudah tebal muka”.
Maicih berawal dari impian, dan kerja keras untuk mencapai impian tersebut itu adalah keharusan.
(diolah dari vivanews)


Tunjukkan Kasih Sayang 

Sebelum Terlambat

 Ada seorang pengusaha muda yang pagi itu terburu-buru berangkat ke kantor karena ia bangun agak kesiangan, padahal pagi itu ia ada agenda meeting dengan rekan bisnisnya. Karena terburu-buru, ia tidak sempat menikmati sarapan pagi buatan isterinya. Ia lalu memutuskan mampir ke sebuah toko untuk membeli roti sebagai ganti sarapan pagi. Pikirnya, "Nanti roti ini dimakan di kantor saja".

Ketika ia sedang memilih roti yang hendak dibelinya, matanya tertarik mengamati seorang anak kecil berusia kira-kira sepuluh tahun yang sedang memilih bunga di toko sebelah. Anak kecil ini terlihat sedang tawar menawar harga bunga dengan pelayan toko tersebut. "Mbak, harga bunga ini berapa?" tanyanya kepada pelayan toko. "Lima puluh ribu rupiah", jawab sang pelayan. Kemudian ia memilih bunga yang lain dan bertanya kembali, "Kalau bunga yang ini berapa?". "Ini lebih mahal lagi, seratus lima puluh ribu rupiah!" jawab sang pelayan. "Kalau yang ini berapa?" tanyanya sambil menunjukkan bunga yang lebih bagus lagi. "Ini harganya dua ratus lima puluh ribu, nak!" jawab sang pelayan.

Anak ini terlihat bingung karena harga bunganya bertambah tinggi, sementara ia tidak menyadari bahwa bunga yang ia tunjuk itu bunga yang paling bagus. Dengan sedih ia bertanya, "Adakah bunga yang harganya lima ribu?" Anak ini ternyata hanya memiliki uang lima ribu rupiah walau keinginannya untuk mendapatkan bunga itu sangat besar. Belum sempat pelayan toko itu menjawab, pengusaha muda ini segera bertanya kepada sang anak, "Nak, kamu mau beli bunga buat siapa?" Kemudian anak ini menjawab, "Saya mau beli bunga buat ibu, karena hari ini ibu ulang tahun!" Pengusaha muda ini tersentak, dalam hatinya ia berkata, "Wah, mati aku, aku lupa! Bukankah hari ini juga hari kelahiran isteriku. Aku belum mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya. Kalau sampai aku lupa, ia bisa marah!" Segera ia berkata kepada pelayan toko, "Mbak, saya beli bunga ini. Saya beli dua ikat. Satunya buat anak ini. Tolong nanti antar bunga ini ke alamat rumah saya," katanya sambil memberikan kartu namanya. Kemudian pengusaha muda itu memberikan bunga tersebut kepada sang anak dan mengucapkan terima kasih sudah mengingatkannya bahwa hari ini ternyata isterinya juga berulang tahun. Anak itu kemudian pergi. Pengusaha ini segera bergegas ke mobilnya dan melanjutkan perjalanan ke kantor.

Ketika ia sedang mengendarai mobil, ia melewati anak kecil tadi sedang berjalan. Iapun berhenti dan bertanya apakah ia satu jurusan dengannya. Anak kecil itu mengiyakan dan kemudian masuk ke dalam mobilnya. Sampai di suatu tempat yang agak sepi anak ini minta turun. Pengusaha muda tersebut heran melihat anak kecil ini masuk melewati sebuah lorong kecil. Karena penasaran, ia mengikuti sang anak dari belakang. Betapa terkejutnya ia ketika melihat anak kecil ini menaruh bunganya di sebuah gundukan tanah kuning yang masih basah. Kemudian ia bertanya, "Nak, ini kuburan siapa?" Anak kecil itu kemudian menjawab, "Oom, hari ini ibu ulang tahun. Tetapi sayang, ibu baru saja meninggal dua hari yang lalu. Oleh sebab itu saya datang ke tempat ini untuk membawakan ibu bunga dan mengucapkan selamat ulang tahun."
Pengusaha muda begitu tersentak dengan perkataan anak ini. "Apakah isteriku masih hidup saat ini?" tanyanya dalam hati.

Segeralah ia berlari masuk ke mobil, mengendarainya dengan kecepatan tinggi dan bergegas menuju ke toko bunga tadi. Dengan terengah-engah ia berkata kepada pelayan toko, "Mana bunga yang tadi saya beli? Bunganya tidak usah dikirim, biar saya saja yang langsung memberikannya ke tangan isteri saya." Dengan cepat ia menyambar bunga tersebut dan menyetir pulang. Sampai di rumah, ia segera berlari mendapatkan isterinya. "Subhanallah! Isteriku masih hidup!" Sambil memberikan bunga ia berkata, "Isteriku, selamat ulang tahun ya!". Ia mengucap syukur kepada Allah. Sambil menangis ia berkata, "Terima kasih, ya Allah. Engkau masih memberikan kesempatan kedua kepadaku."

Banyak di antara kita terlalu sibuk dengan aktivitas sehari- hari. Aktivitas dan rutinitas ternyata sudah 'membunuh' perhatian dan momen- momen penting yang harus dinikmati bersama orang- orang yang kita kasihi; orang tua, suami, isteri, anak-anak, dan saudara-saudara kita. Demi mengejar karier, uang dan jabatan bahkan dakwah banyak orang melupakan keluarga. Seorang businessman hanya berpikir bahwa memenuhi kebutuhan materi isteri dan anak-anak sudah membuatnya merasa menjadi ayah yang baik. Seorang pendakwah berpikir bahwa dengan sibuk dalam berdakwah dan dikenal di mana- mana sudah membuatnya merasa menjadi orang yang benar di dalam keluarganya. Kita tidak sadar, kita sudah salah jika berpikir demikian.
Hari ini, kalau kita masih diberi kesempatan untuk hidup semua karena kasih sayang Sang Khalik. Oleh sebab itu, jangan tunggu sampai besok untuk menunjukkan kasih dan sayang kita kepada orang- orang di sekitar kita, terutama orang- orang yang paling dekat dengan kita. Jangan tunggu mereka tiada kita baru menyadarinya. Jangan tunggu sampai besok! Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan hari esok. Jika kita masih hidup pada hari ini berarti ini kesempatan kedua buat kita. Ambil kesempatan kedua yang Allah anugrahkan buat kita hari ini..

Refresh qolbu


Sembilan Jenis Syaitan

Umar al-Khattab R.A mengatakan, ada 9 jenis anak setan:

1. Zalituun
Duduk di pasar / toko supaya manusia hilang sifat hemat cermat. Menggoda supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tidak perlu.

2. Wathiin
Pergi ke orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.

3. A'awan
Menghasut sultan / raja / pemerintah supaya tidak mendekati rakyat. Serakah dengan posisi / kekayaan hingga terabaikan kebajikan rakyat dan tidak mau mendengar nasihat par a ulama.

4. Haffaf
Berkawan baik dengan kaki botol. Suka menghampiri orang yang berada di tempat-tempat maksiat, seperti tempat disko, klub malam & tempat lain yg ada minuman keras).

5. Murrah
Merusak dan melalaikan ahli dan orang yg menyukai musik sehingga lupa kepada Allah. Mereka ini tenggelam dalam kesenangan dan glamour.

6. Masuud
Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan fitnah, gosip, umpatan dan apa saja penyakit yg mulai dari kata-kata mulut.

7. Daasim (BERILAH SALAM SEBELUM MASUK KE RUMAH ...)
Duduk di pintu rumah kita. Jika tidak memberi salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan bertindak agar terjadi keruntuhan rumah tangga (suami istri bercerai- berai, suami bertindak kasar, memukul isteri, isteri hilang pertimbangan menuntut cerai, anak-anak 
berantakan dan berbagai bentuk kerusakan rumah tangga lagi).

8. Walahaan
Menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia khususnya ketika berwudhu dan shalat dan mempengaruhi ibadah-ibadah kita yg lain.

9. Lakhuus
Merupakan sahabat orang Majusi yang menyembah api / matahari.